Senin, 20 Juli 2009

DEFACE HALAMAN WEB

Saat ini mendeface website bukan suatu pekerjaan yang sulit. Bahkan anak kecil pun jika diberitahu cara mendeface, maka dia dapat mendeface ratusan situs!!! Dan sesungguhnya terdapat banyak cara untuk mendeface suatu situs !! Namun disini saya akan membahas mengenai cara yang paling mudah, kebanyaka teknik yang digunakan oleh para hacker, termasuk di Brazil, Arah, USA dan UK serta negara-negara lainnya. Dan ini bukan sekedar “joke” namun bukti dari konsep. Cukup banyak situs besar yang telah dihack karena bug ini termasuk situs NASA !!!Bug
Pertama kali berbicara mengenai bug. OK, Bugnya ada pada ekstensi Frontpage yang ditemukan pada tahun 2000 namun masih aktif hingga hari ini !!! Ekstensi Frontpage menjadi ‘enabled’ pada Webserver yang barlainan sehingga admin dapat mengupload file ke server tersebut dari komputer manapun pada intranet! Saat ini ekstensi Frontpage menjadi ‘enabled’ pada berbagai server yang selanjutnya didefinisikan menjadi 3 file pada server IIS:

www.site.com/_vti_bin/shtml.dll

www.site.com/_vti_bin/_vti_adm/admin.dll

www.site.com/_vti_bin/_vti_aut/author.dll

Dan jika server tersebut bukan merupakan IIS tapi server jenis lain, seperti Apache maka file tersebut mempunyai ekstensi file .exe misalnya author.exe

Scanning

Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana menemukan situs yang vulnerable! Atau situs yang memiliki ekstensi Frontpage yang ‘enabled’! OK, sangat mudah membuad suatu program yang dapat mencari situs yang memiliki author.dll atau author.exe dan jika file tersebut ditemukan maka server tersebut dikategorikan ‘vulnerable’. Baiklah, sebelumnya saya sudah membuat program scanner untuk keperluan pribadi tapi saat ini dapat didownload untuk publik. Anda dapat mendownload tool ini yang saya beri nama “Universal Bug Scanner” dan anda memerlukan Visual Studio yang terinstall pada computer anda agar dapat menggunakan tool ini. OK? Selanjutnya, kumpulkan daftar situs dengan menggunakan google/alltheweb/vivisimo/britanica (atau search engine lainnya, meski saya rekomendasikan agar menggunakan www.alltheweb.com, karena banyak sekali situs yang vulnerable disini J jika dibandingkan dengan google yang mengutamakan situs-situs yang tergolong secure seperti “asp” , “iis” atau sesuatu yang seperti itu! Kumpulkan daftar situs dan simpanlah dalam suatu file. Sekarang bukalah Universal Bug Scanner, upload file tersebut dan mulailah proses scanning untuk mencari situs-situs yang vulnerable. Dan jika anda ingin menjadi seorang elite hacker, maka sebaiknya anda menggunakan program scanner buatan anda sendiri OK? Yeah, hal ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan tentang pemrograman anda tapi mendorong anda untuk mengembangkan program scanner yang lebih powerful meliputi jenis web server, SMTP dan berbagai jenis bug !!!

Deface!!!

1) Nah, sekarang bukalah window My Computer

2) dan double click “Web Folders”!!!

3) double click lagi “Add web folder” dan akan diminta nama situs.

4) Ketiklah nama situs yang tergolong vulnerable

5) click next

6) Setelah request diterima, click Finished.

Tapi jika dikatakan bahwa host not found, cobalah lagi. Dan jika anda mendapatkan warning yang sama, wah, pasti ada masalah pada sistem windows anda. Install ulang, buddy J dan setelah suatu web folder dengan nama situs yang vulnerable dibuat

7) Double click dan browse file-file target selayaknya anda menggunakan komputer sendiri!!!

 Rename index.html dalam server tersebut dengan nama lain, misalnya indexold.html

9) Copylah index.html karya anda sendiri ke sistem korban. Hmm.. anda sebenarnya dapat mengcopy, menghapus atau menambahkan sesuatu ke server korban dengan menggunakan web folder sederhana yang anda buat saat ini dan memperlakukannya selayaknya komputer anda sendiri!!! Keren bukan?

Cracking Password

Oopss… tapi tidak seluruh admin termasuk bodoh yang membiarkan server mereka begitu saja di hacked. Dari 6 diantara 10 admin memproteksi ekstensi frontpage mereka dengan Password. Jadi saat anda melakukan double click, web folder tersebut akan meminta suatu username dan password!!! Baiklah, jika anda tidak ingin mengcrack password maka cobalah cari situs lain saja. Tapi jika ingin meneruskan hacking web tersebut, maka perlu diperhatikan langkah-langkah berikut ini:

Password untuk ekstensi front page tersimpan dalam file services.pwd dengan format berikut:

username:password

Baiklah, password tersebut tersimpan dalam form yang terenkripsi menggunakan Algorithma DES (jangan khawatir tutorial mengenai masalah enkripsi-dekripsi/kriptografi akan saya jelaskan nanti J. Ok, sekarang sama dengan algoritma yang digunakan untuk mengenkripsi password pada sistem operasi Linux. Jadi kita dapat menggunakan linux passwd cracker untuk mengcrack file services.pwd. Arahkan browser anda ke situs www.openwall.com dan downloadlah John the Ripper cracker. Sekarang downloadlah file services.pwd dari mesin korban dan ubahlah file services.pwd sebagaimana file passwd unix dengan tujuh field sebagai gantir dari dua yang memberikan data acak seperti:

username:password:123:123:something:/home/couldbe_myname:/bin/bash

Ok begitu kita telah memisahkan tujuh field yang terpisah dengan “:” sekarang gunakan JTR cracker untuk mengcrack password sebagaimana jika kita mengcrack file passwd linux. Dan setelah itu kita akan mendapatkan password yang sesungguhnya, masukkan dalam web folder dan lakukan proses deface !!

Hei, tunggu dulu ada hal yang berbeda dan harus diperhatikan dalam proses hacking ini!! Menyembunyikan identitas anda saat hacking adalah seni tersendiri. Anda dapat menuliskan suatu script asp yang akan menghapus log dan menguplad file asp tersebut ke sistem korban dan bukalah file yang sama dari browser anda. File log untuk IIS (win2000 server) biasanya tersimpan dalam folder C:\\\\\\\\WINNT\\\\\\\\SYSTEM32\\\\\\\\LOGFILES\\\\\\\\W3SVC32, dan jika anda tidak mengetahui format file log ini maka saya rekomendasikan untuk menghapus semua data dalam file ini. Dan jangan khawatir ada artikel yang membahas cara menghapus log, lengkap dengan source code akan segera kami rilis. Jadi saat ini saya menganggap anda melakukan deface web site melalui warung internet J keren khan!!! Ingat, sebaiknya jangan melakukan hal ini dari komputer teman anda yang akan menyeretnya dalam kesulitan yang anda timbulkan. Dan jika anda melakukannya dari komputer di rumah anda sebaiknya jangan menghapus segala sesuatu dalam sistem tersebut, agar anda tidak dijerat oleh Undang-Undang Cyber yang berlaku.

Hmmm… deface pertama anda? Anda benar-benar beruntung. Tapi ingat hal ini tidak akan pernah menjadikan anda sebagai seorang elite hacker melainkan lamer (pengacau). Artikel ini hanya menjelaskan teknik populer yang digunakan untuk mendeface. Anda akan terkejut saat mengetahui ada banyak teknik deface yang ada di internet.

Senin, 20 Oktober 2008

TOP10VIRUS

Top 10 Virus, Oktober 2008

Posted on October 20th, 2008 in Pengumuman, Analisa Virus by admin

Virus yang masuk dalam Top-10 periode lalu, beberapa masih mendominasi di bulan ini, hanya terjadi pergeseran peringkat pada beberapa virus. Selain itu, ada dua virus baru yang masuk dalam peringkat sepuluh besar kali ini yakni Zifoe dan Tiara-Alimah. Virus Zifoe masih menggunakan teknik sederhana dengan menirukan dirinya sebagai sebuah folder. Sementara untuk virus Tiara-Alimah, ia dapat menginfeksi file .DOC Anda. Maka dari itu, selalu waspada dari serangan virus, dan jangan mudah tertipu olehnya. Berikut daftar selengkapnya:

1. GadiHot
Pesan dari virus GadiHot.Jika Anda masih ingat dengan virus Tati, GadiHot menggunakan teknik yang sama dalam pembuatannya. Virus Tati dibuat menggunakan program semacam automation scripting, yang di compile hingga menjadi sebuah executable. Virus yang memiliki icon mirip dengan folder ini saat menginfeksi akan membuat beberapa file induk pada direktori Windows dan direktori di bawahnya dengan nama file seperti servicess.exe. Sistem320.exe. Seperti halnya virus yang meniru folder, pasti ia akan membuat folder gadungan. Salah satunya, virus ini akan membuat sebuah file dengan nama GadisHot.SCR dan New Folder.SCR pada root drive. Selain itu, ia pun akan membuat file autorun.inf di setiap drive yang ia temui. Pada root drive C, juga dapat ditemukan sebuah file dengan nama READY TO READ.txt yang merupakan file pesan dari sang virus.

2. Windx-Maxtrox
Tampilan wallpaper desktop setelah diubah oleh virus Windx-Maxtrox.Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini memiliki ukuran tubuh asli sekitar 77Kb, tanpa di-pack. Virus yang diduga kuat berasal dari daerah Sulawesi Utara ini memiliki kemampuan infeksi file executable. Tepatnya, ia akan menginfeksi program yang ada di direktori Program Files. Teknik infeksi yang cukup cerdik ia terapkan untuk menghindari pendeteksian engine heuristic dari antivirus. Ciri khas yang dapat dikenali pada komputer terinfeksi adalah berubahnya gambar wallpaper dari desktop menjadi gambar animasi, Maxtrox.

3. Virgear
Virgear menampilkan pesan pada caption Internet Explorer.Ia hadir dengan icon yang mirip dengan file multimedia milik WinAmp. Varian B memiliki ukuran file 49.152 bytes, tanpa di-pack. Sementara itu, varian C yang kami temukan, memiliki ukuran file sebesar 19.968 bytes, dan di-pack menggunakan UPX. Seperti yang lalu, ia akan menggantikan seluruh file multimedia yang ia temukan seperti MP3, 3GP, AVI, WMV, ASF, MPG, MPEG, MP4, pada komputer korban dengan dirinya sendiri, dengan menggunakan nama yang hampir sama, hanya ditambahkan extension .EXE di akhirnya. Virus ini juga akan mengubah setingan di registry untuk mendukung kelangsungan hidupnya, seperti menyembunyikan Folder Options, mem-blok Regedit, System Restore, dan lainnya. Diketahui, Virgear juga mencoba untuk mem-blok antivirus dan virus lain. Untuk itu, rename (ubah nama) dari PCMAV-CLN.exe sebelum Anda menggunakannya, misalkan menjadi 123456.exe. Dan, pada komputer terinfeksi, ia akan menampilkan kalimat “++++ Makanya jangan handak buka BF ja, neh rasain oleh2 dari amang hacker ++++” pada caption Internet Explorer.

Sedikit comment buat yang bikin. KALIMANTAN SELATAN SEKARANG UDAH MAJU. Support terus aktivitas hackingnya, kalau perlu bikin varian virus yang lebih "DAHSYAT" lagi.

4. Koplax
Isi dari salah satu pesan pembuat virus.Virus berukuran sebesar 31.232 bytes ini menggunakan icon mirip seperti file multimedia, tepatnya milik Media Player Classic. Ia dibuat menggunakan Visual Basic, dan di-pack menggunakan ASPack. Jika komputer terinfeksi virus ini, akan banyak sekali duplikat file virus yang dapat Anda temukan di setiap sudut direktori harddisk maupun flashdisk Anda. Selain itu, akan terdapat beberapa pesan dari si pembuat virus yang salah satunya terdapat pada root drive dengan nama “A Letter 4 Ghe@.txt”.

5. HelloBaby
File yang dibuat virus HelloBaby saat menyebar.Saat menyebar, ia akan membuat file Desktop.ini dan autorun.inf dengan attribut hidden dan system. File tersebut akan disebarnya ke setiap drive yang ia temukan pada komputer terinfeksi. Ia juga akan berusaha untuk menyebarkan dirinya pada jaringan setempat dengan sebelumnya telah mematikan fasilitas firewall milik Windows. Pada komputer terinfeksi, akan terdapat beberapa file induk virus. Diantaranya, pada direktori System32, akan ada file dengan nama wmiprvse.exe dan mgrShell.exe, lalu file inti ini akan men-drop file lainnya dari dalam tubuhnya pada direktori Temp dengan nama ctfmon.exe dan pada direktori Windows dengan nama svchost.exe. Dan untuk mempercepat aksi penyebarannya, virus ini pun men-set registry NoDriveTypeAutoRun agar mendukung autorun pada floppy disk.

6. Zifoe
Pesan dari virus Zifoe.Satu lagi virus lokal yang memanfaatkan icon folder sebagai media penyamarannya. Zifoe, begitulah PCMAV mengenal virus ini. Ia dibuat menggunakan Visual Basic dengan ukuran tubuh sebesar 40.960 bytes, tanpa di-pack. Virus ini akan membuat beberapa tiruan folder. Pada komputer terinfeksi, akan terdapat direktori baru yang ia beri nama indomuzic yang berisi pesan dari si pembuat virus, yakni tentang saya.txt.

7. Tiara-Alimah
File virus yang menyerupai dokumen Microsoft Word namun memiliki extension SCR. Virus yang satu ini memiliki icon mirip dengan dokumen Microsoft Word. Ia memiliki ukuran sekitar 107KB, dalam kondisi di-pack menggunakan tElock. Virus ini diketahui dapat menginfeksi dokumen Word atau .DOC. Dan file .DOC yang telah ia infeksi akan memiliki extension .SCR yang sebenarnya merupakan file executable.

8. Autorunme
Virus Autorunme sembunyi pada folder Recycle Bin yang dibuatnya.Virus yang bukan produksi programer lokal ini memiliki ukuran sebesar 26.835 bytes, dan diperkirakan di-pack menggunakan PECompact. Ia tidak memiliki icon, hanya menggunakan icon standar applications dari Windows. Saat menginfeksi, ia mencoba untuk menanamkan file induknya pada direktori C:\Windows\System dengan nama msvc32s.exe dan dengan attribut hidden dan system, serta membuat autorun baru di registry dengan nama “Windows msvc Control Centers”. Virus yang dapat menyebar melalui media penyimpan data seperti flash disk ini juga dapat menyebar melalui aplikasi Instant Messaging. Pada flash disk, ia akan membuat folder tiruan Recycle Bin yang berisi file dengan nama autorunme.exe, lalu mengarahkan autorun.inf untuk menjalankan file virus tersebut. Jadi, saat user mencolokan flash disk tersebut lalu mengakses drive yang dimaksud, virus tersebut akan aktif.

9. Microso
File virus Microso.Virus ini hadir dengan 3 buah file, yakni MicroSoft.pif, MicroSoft.bat, dan MicroSoft.vbs. Ketiga file tersebut saling terkait. Namun, ada satu file yang merupakan induk dari ketiganya, yakni MicroSoft.pif. Ia memiliki ukuran file sebesar 18.432 bytes. Virus luar ini saat beraksi akan mengeluarkan beberapa file .DLL dari dalam tubuhnya yakni Jview.dll dan AcXtrnel.dll yang akan mencoba aktif dengan menginjeksikan pada explorer.exe atau dijalankan melalui Rundll32.exe.

10. Allya.vbs
Bagian atas dari tubuh virus Allya.VBS.Virus jenis VBScript ini memiliki ukuran file sebesar 6030 bytes. Saat menginfeksi, dia akan menanamkan file induknya pada direktori Windows dengan nama Thumbs.vbs. Dan dia akan membuat autorun di registry pada HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\avctrl. Virus ini juga akan mencoba meng-copy-kan dirinya pada drive flashdisk dengan nama file Thumbs.vbs dan autorun.inf. Jika user mencoba melihat isi file VBS virus, di bagian atas hanya akan terlihat tulisan “‘MICROSOFT WINDOWS SYSTEM DRIVER”, yang disertai banyak enter. Namun jika di-scroll terus ke bawah, baru akan terlihat kode virus sebenarnya.

Minggu, 24 Agustus 2008

PROFIL KEPALA SMAN 1 MARABAHAN

Nama lengkap : Drs. M. Nur Hasyim
Pend. terakhir : S1 Tahun 1987
Jurusan : Pendidikan Koperasi

Drs. M. Nur Hasyim adalah Kepala SMAN 1 Marabahan yang diangkat menggantikan Bapak Syadikin (Alm). Pada semsester kedua, tahun ajaran 2005/2006 beliau secara resmi diangkat menjadi Kepala Sekolah disini.

Sabtu, 23 Agustus 2008

PROFILE SMAN 1MARABAHAN

1. Identitas Sekolah
a. Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Marabahan
b. Berdiri Tahun : 21 Oktober 1981
c. Alamat Sekolah :
Provinsi : Kalimantan Selatan
Kabupaten : Barito Kuala
Kecamatan : Marabahan
Desa : Marabahan
Jalan : Ade Irma Suryani Nasution No 66 Marabahan
Kode Pos : 70511
Telepon/ Fax : (0511) 4799049
E-mail : SMA01MRB@Telkom.Net, sman1marabahan
d. Status : Negeri
e. NSS : 301150301001
f. NISN : 30300984
2. Identitas Bank
a. Nomor Rekening : 0244-01-005474-50-5
b. Nama Bank : Bank Rakyat Indonesia (BRI)
c. Kantor : Cabang Marabahan
d. Nama Pemegang Rekening :
1). Drs. M.Nur Hasyim Jabatan Kepala Sekolah
2). Nurul Hasanah Jabatan Bendaharawan Sekolah

Template by : kendhin x-template.blogspot.com